Telur Beracun Telah Menyebar Luas ke Negara-Negara Eropa Hingga Hongkong

THIS ADS by GOOGLE
Telur beracun dikabarkan sudah menyebar menuju 15 negara Uni Eropa –La’natullah-, Swiss –La’natullah- hingga Hongkong –La’natullah-.



Hal ini telah dibenarkan oleh Komisi Uni Eropa pada Jum’at yang lalu (11/08) bahwa negara-negara tersebut diatas akan dikirimi pasokan telur yang telah terdapat kandungan insektisida jenis fipronil yang menjadi ancaman serius bagi tubuh manusia.
Uni Eropa pun meminta kepada tiap-tiap negara untuk tidak saling menyalahkan. Karena pertengkaran antar negara telah merebak akibat Belanda dan Belgia terlalu lama membiarkan temuan telur beracun tersebut.

“Tapi hal pertama yang pertama. Pekerjaan umum dan prioritas kami saat ini adalah mengelola situasi, mengumpulkan informasi, fokus pada analisis dan menarik pelajaran dalam rangka memperbaiki sistem kami dan mencegah aktivitas kriminal,” tambah seorang anggota Uni Eropa seperti dilansir dari Islampos.com dalam rilisannya pada (12/08).

Telur yang katanya sebagaian besar berasal dari Negeri Kincir Angin tersebut dilaporkan telah mengandung fipronil yang merupakan sebuah zat kimia yang berbahaya bagi manusia. hal ini lantaran zat tersebut digunakan sebagai alat untuk membunuh kutu dan tungau pada hewan-hewan ternak.

Uni Eropa sudah jauh-jauh hari melarang zat tersebut digunakan sebagai bahan industri makanan. Namun, diperkirakan juga fipronil tersebut digunakan untuk melawan kutu-kutu di peternakan ayam dan membuat ayam terpengaruh zat tersebut sehingga menghasikan telur yang mengandung fipronil.

Bahkan, menurut laporan. Mayoritas telur beracun ini berasal dari Belanda yang merupakan negara penghasil telur terbesar di Eropa. Dan, konon katanya 180 peternakan di Belanda mampu menghasilkan jutaan telur dalam setiap pekannya.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: