Akhirnya Terkuak! Pengakuan Pengurus Musala Soal MA yang Dibakar Massa karena Diduga Curi Amplifier

THIS ADS by GOOGLE
Beredarnya video seorang pria dibakar hidup-hidup karena diduga telah mencuri amplifier di Musala Al Hidayah, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sempat heboh beberapa hari belakangan.



Pada video yang berdurasi sekira satu menit tersebut memperlihatkan si pria tergeletak di pinggir jalan, kondisi tubuhnya pun tampak gosong.
Terdapat beberapa versi mengenai kronologi pria yang dibakar massa tersebut.

Ada yang menyebutkan si pria merupakan korban salah sasaran, namun ada juga yang menyebut pria tersebut memang diduga mencuri amplifier.

Seorang pengurus musala Al Hidayah, Rojali, membeberkan bagaimana kronologi kejadian dari awal MA berada di musala hingga dikejar massa.

Rojali merupakan satu-satunya orang yang melihat MA masuk dan keluar masjid, Selasa (1/8/2017).

Kala itu dirinya sedang berada di halaman musala.

Melansir dari Tribunnews, saat Rojali berpapasan dengan MA, tak ada sapa sama sekali kala itu.

Bukan hanya sapa, MA bahkan tidak melemparkan senyum ke arah Rojali yang saat itu sedang membersihkan halaman musala.

Menurut penuturan Rojali, saat dirinya mengambil selang tidak jauh dari halaman musala, MA sedang mencari tempat untuk berwudhu.

“Itu d>”Itu di depan banyak debunya, jadi saya mau bersihkan halaman. Soalnya malam mau dipakai acara. Jadi saat saya isi ember, MA itu ambil Wudhu di keran kedua itu,” ujar Rojali.

Berselang beberapa saat, Rojali berpapasan kembali dengan MA, lagi-lagi tak ada senyum atau sapa dari MA.

“Pas keluar ya biasa saja, saya tidak memerhatikan betul dia. Hanya lewat saja sudah,” tuturnya.
Tidak lama kemudian, seorang kerabat Rojali, Zainuddin datang menghampiri untuk mengecek sound system musala yang hendak digunakan untuk sebuah acara di malam harinya.

Baru saat itu Rojali menyadari bahwa amplifier musala telah raib.

“Saya bilang ke mamang saya ada kok tadi. Saya adzan Ashar kan pakai itu. Saya cek ke dalam, saya baru ingat si MA itu karena hanya dia sendirian yang masuk ke sini terakhir. Saat salat Ashar pun saya hanya berdua sama anak saya,” kata Rojali.

Rojali (40), pendiri sekaligus pengurus atau marbot musala Al Hidayah di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (5/8/2017). Ia menjadi saksi kunci kasus dugaan pencurian amplifier dengan MA (30) sebagai tertuduh yang tewas dikeroyok dan dibakar massa, Selasa (1/8/2017). (Tribunnews.com/Amriyono Prakoso))
Warga pun mencari keberadaan MA yang kala itu membawa sepeda motor berwarna merah.

Sekira 30 menit melakukan pencarian, akhirnya MA ditemukan dan sempat terjadi kejar-kejaran.

Suara teriakan ‘maling’ pun terdengar saat itu.

“Saya saat itu juga ikut mengejar. Tapi Demi Allah, Demi Rasulullah, saya tidak meneriaki dia. Justru saya meminta agar dia dilepaskan dan amplifier Musala bisa kembali,” ucap Rojali.

Setelah tertangkap, bogem mentah menghujani MA hingga akhirnya ia tersungkur.

Bukan tanpa tindakan, Rojali dan tokoh masyarakat meminta agar massa tenang.

Bahkan MA sempat bersujud dan mengucapkan permintaan maaf beberapa kali.

“MA sempat bangun dan bersujud minta maaf dihadapan saya. Dia bilang minta maaf berulang kali,” terang Rojali.

Ketika suasana mulai tenang, MA rencananya akan dibawa ke Balai Desa setempat.

Rojali pun kembali ke motornya dan mengambil amplifier yang diambil MA.

Namun apa yang terjadi selanjutnya? MA malah dibakar hidup-hidup oleh masa.

“Saya baru tahu malamnya kalau dia dibakar. Demi Allah, itu biadab seadab sekali. Tak pernah saya berpikir kalau akan berakhir seperti itu. Allah membalas perbuatan itu,” kata Rojali.

Selain pengakuan dari Rojali tentang MA yang bukan korban salah sasaran, pihak Polres Metro Bekasi, dari penyelidikan sementara, MA diduga merupakan pencuri amplifier Musala Al Hidayah.

“Hasil penyelidikan kami menunjukan, bahwa orang yang dibaka dibakar massa ini adalah diduga pelaku pencurian amplifier musalah di wilayah itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito, Rabu (2/8/2017) malam.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: