Viral: Ayah Membiarkan Putrinya Tantrum, Alasannya Bikin Terenyuh

THIS ADS by GOOGLE
Memiliki anak-anak yang masih berusia satu hingga lima tahun tentunya akan melatih kesabaran kita sebagai orang tua.



Apalagi kalau si kecil sudah mulai tantrum dan gampang rewel di tempat umum tanpa sebab yang pasti, wah rasanya susah untuk bisa mengendalikan emosi dan menenangkannya. Tapi ayah yang satu ini punya caranya sendiri ketika menghadapi putri kecilnya tantrum.
Justin Baldon, ayah yang juga seorang aktor di sebuah drama seri televisi ini baru-baru saja mengunggah foto dan tulisan yang cukup panjang soal menghadapi putri kecilnya yang tantrum di swalayan. Foto tersebut menampilkan putrinya yang terlihat rewel sambil telungkup di lantai. Sementara Justin dan Ayahnya tampak berdiri dan diam saja. Dan rupanya Justin punya alasan sendiri dengan sikap dan reaksinya tersebut.

“Aku berusaha menjauhi media sosial kemarin agar fokus dengan keluargaku tanpa gangguan jadi aku baru mengunggah foto ini hari ini. Emily mengambil foto ini di Whole Foods. Sekarang foto ini jadi foto favoritku dan ayahku.

Dua pria, sama-sama berdiri tanpa kata, cuma disatukan dengan ikatan cinta tanpa syarat satu sama lain dan untuk si kecil yang polos yang akan selalu kami lindungi sampai ke ujung dunia sekalipun. Yang ada di benakku hanyalah entah sudah berapa kali aku melakukan hal yang sama ketika aku seusianya.

Ayah mengajariku banyak hal tentang bagaimana menjadi pria sejati, tapi foto ini cuma tentang satu hal dan satu hal saja. Berusaha nyaman di situasi yang tidak nyaman. Sesuatu yang sering dilakukan ayah padaku berulang-ulang kali.

Tak ada orang tua yang sempurna, tapi satu hal yang diajarkan ayah padaku adalah agar tidak menjadi orang tua berdasarkan tuntutan orang lain. Ayah selalu membiarkanku merasakan apa yang harus kurasakan, sekalipun aku berada di tempat umum dan membuat malu.
Tak pernah rasanya ayah bilang, “Kamu membuatku malu!” atau “Jangan menangis!” Baru-baru ini saja kusadari betapa pentingnya perlakuan itu terhadap tumbuh kembangku. Anak-anak belajar dan mencerna banyak sekali informasi dan mereka belum tahu cara untuk mengelola semua perasaan yang muncul.

Kuberusaha mengingat untuk memastikan putriku paham bahwa tak apa-apa merasa kesal. Bagiku bukanlah hal memalukan saat putriku tantrum di swalayan atau teriak-teriak di dalam pesawat terbang. Aku ayahnya, bukan ayahmu.

Jangan merasa malu dengan anak-anak kita. Seharusnya kita tidak begitu. Seharusnya, kita lah yang harus lebih bijak dan sabar dengan diri sendiri kita.

Kalau saja kita bisa meluapkan semua yang kita rasakan dan mengizinkan diri ini tantrum dan menangis kapan pun, mungkin kita akan merasa lebih senang dan bahagia. Dan dunia membutuhkan hal semacam itu sedikit lebih banyak lagi.”

Postingan yang sudah di-share lebih dari 40 ribu kali dan di-like labih dari 100 ribu kali itu memberi pesan yang begitu kuat. Pesan bahwa menjadi orang tua itu memang harus sabar. Seperti ketika menghadapi anak yang tantrum, kita tak bisa lantas ikut rewel dan memarahinya. Memang bukan hal yang mudah tapi pasti bisa diusahakan.

Meski di foto tersebut, Justin tampak cuek dan membiarkan anaknya tantrum, tapi dia punya alasannya sendiri. Alasan untuk mengizinkan anaknya belajar memahami emosi dan memberinya ruang untuk meluapkannya. Dia tak lantas memarahinya di tempat umum karena dia sadar betul kalau hal itu bukanlah sesuatu yang memalukan atau membuatnya malu.

Justin juga memaparkan soal jangan sampai kita merasa malu dengan anak-anak kita sendiri. Namanya anak-anak, mereka masih belum mengerti banyak hal. Masih banyak hal yang perlu mereka pahami dan pelajari. Tugas kita lah untuk membantu tumbuh kembangnya berjalan dengan baik.

Untuk semua ayah dan ibu di luar sana, tetap sabar ya menghadapi tingkah dan perilaku anak. Pastinya tetap semangat untuk terus belajar jadi orang tua yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: