Sadis Banget, Telat Bayar Kredit Motor 1 Hari, Pelajar ini Tewas dipukul Debt Collector

THIS ADS by GOOGLE
Kejadian yang sangat memilukan terjadi di tanah Indonesia, kabar memilukan ini datang dari salah satu daerah Mojokerto.



Kejadian yang tidak terduga terjadi kepada seorang pelajar SMKN 2 di Mojokerto, Edwin Sahroni yang berusia 17 tahun harus lebih dahulu menghadap Yang Maha Kuasa.Dirinya menjadi korban pemukulan sadis dari beberapa oknum debt collector motor hingga tewas seketika di tempat.
Pemukulan yang dilakukan oleh sekelompok oknum debt collector terhadap Edwin dikarenakan Edwin hanya telat 1 hari dalam pelunasan kredit di setiap bulannya.Mulyadi dan Feri adalah 2 debt collector yang berhasil di amankan oleh pihak kepolisian di kota Mojokerto.

Menurut pihak Kepolisian AKBP Puji Hendro, pemukulan sadis itu dilakukan oleh para debt collector saat Edwin sedang melintasi salah satu jalan sepi yang menuju pulang kerumahnya tersebut.”Memang benar pemukulan terhadap korban di karenakan korban lupa membayar kredit motor 1 hari, menurut olah TKP kami akan mengejar 4 pelaku pemukulan lagi yang saat ini masih buron tetapi identitasnya sudah kami simpan,” tutur AKBP Puji.
“Para oknum debt collector menarik motor korban dari arah belakang, setelah korban terpental jatuh korban langsung di pukul dan di tendang hingga bagian tulang dadanya retak dan tidak bisa bernafas,” lanjut Bapak Puji.”Ada baiknya para debt collector kredit motor harus memiliki aturan, beberapa diantaranya adalah aturan fidusia, bisa juga melapor kepada pihak Kepolisian yang terpenting dari pihak debt collector tidak boleh melakukan KEKERASAN,” tutup Puji Hendro.

Saat ini kedua orang tua Edwin sedang mengalami tekanan yang sangat berat mereka kehilangan buah hati yang sangat mereka kasihi sungguh sadis perlakuan dari debt collector ini, seharusnya mereka tidak dapat menggunakan kekerasan terhadap klien nya yang menunggak pembayaran kredit motor hanya 1 Hari.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: