Jokowi Masuk Dalam 50 Tokoh Muslim Berpengaruh Nomor 13, Habib Riziek Nomor Berapa?

THIS ADS by GOOGLE
Sebuah survei telah dilakukan oleh sebuah Pusat Studi Strategi Islam di Amman, Jordania. Hasilnya mengejutkan, dari survei tersebut berhasil menempatkan posisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai tokoh Islam paling berpengaruh di Indonesia.



Bagaimana tidak, dari hasil survei yang merilis daftar 50 tokoh muslim paling berpengaru di dunia, Jokowi menduduki peringkat 13 seperti dilansir dari themuslim500.com.
Posisinya di Indonesia menjadi peringkat pertama, pasalnya 3 tokoh lain dari Indonesia yang merupakan ulama berada di urutan setelahnya.

Yakni Said Aqil Siradj di urutan 20, Din Syamsuddin urutan 40 dan Habib Luthfi bin Yahya di urutan ke 45.

Seperti diberitakan Kompas.com pada 10 Oktober 2016 lalu, survei tersebut sudah dilakukan kedelapan kalinya di tahun tersebut.

Cukup Secangkir Jamu Ini, Ternyata Jadi Rahasia Kebugaran Presiden Jokowi Sepanjang Hari

Pusat Studi itu sebenarnya merilis 500 nama tokoh, kemudian diambil lagi secara khusus 50 tokoh Islam teratas yang dianggap paling berpengaruh.

Semantara itu, sisanya dipecah ke dalam 15 kategori tanpa peringkat.

Pemilihan 50 nama tersebut berdasarkan seberapa besar pengaruh seorang Muslim terhadap komunitasnya.

Ada beberapa kategori pengaruh dalam penentuannya, antara lain memiliki kekuasaan seperti ideologi, budaya, finansial, politik, dan lainnya.

Dengan pengaruh tersebut dapat membuat perubahan dan dampak signifikan untuk dunia Muslim.
Ternyata pengaruh yang dimaksud lembaga studi tersebut tidak hanya yang berdampak positif, namun bisa jadi negatif tergantung sudut pandangnya.

Lembaga tersebut juga menekankan, hasil bukan berarti lembaga ini mendukung seluruh pandangan para tokoh tersebut.

Kajian ini sekadar untuk mengetahui pengaruh tokoh-tokoh tersebut.

Daftar ini memang masih didominasi tokoh agama dan kepala negara.

Cerita dari Balik Dapur Jokowi Ini Tunjukkan Kepribadian sang Presiden Sesungguhnya!

Kenapa Jokowi bisa sangat berpengaruh?

Jokowi bisa mendapatkan posisi tersebut disebutkan Pusat Studi itu karena ia dinilai sebagai politisi bersih dan sukses.

Aksi Jokowi yang paling disoroti dan menjadi ciri khasnya adalah blusukan untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat.

Gara-gara aksi ini pula Jokowi bisa dikatakan sebagai sosok pejabat yang dekat dengan rakyat.

Jokowi juga sukses mempertahankan citranya sebagai politisi bersih dengan menghindari korupsi dan nepotisme yang banyak dilakukan banyak pejabat lain.

Tak hanya itu, dalam masa kepemimpinannya ia tercatat berhasil memperbaiki sistem transportasi, kesehatan dan hubungan bisnis dengan masyarakat.

Sebagai tokoh Islam berpengaruh yang datang bukan dari kalangan ulama, tentu hal ini mendapatkan banyak respons masyarakat.

Heboh! Raja Salman akan Bertemu dengan Trump dan Jokowi, Ternyata Ini yang akan Dibahas!

Ada netizen yang mengungkapkan komentarnya bernada nyinyir seperti dibawah ini.

Dindha Dindha: “Jokowi di nobatkn jd tokoh islam brpengaruh? Urutan 13 lg, Ga salah tuh,,?? Istrix sj ga tutup aurat. Trus di mn brpengaruhx,,? Brarti dlm kluarga ga ngaruh dong??”
Ramdac Armcad: “Ya iyalah berpengaruh, 200jt umat islam menggantungkan hidupnya dari tanda tangan dia, sekalinya dia maen tanda tangan tanpa dibaca isinya apa, bencana bagi umat islam di negeri ini, moga2 tidak terulang lagi.”

Namun juga ada netizen yang menyatakan kebanggaannya terhadap Jokowi.

“Jokowi keren. Mana tuh tokoh2 yg merasa hebat????Kok nggak masuk itungan????” tulis Sahat Sitompul.

Tak hanya itu, ada satu akun yang menyatakan peringkat Jokowi menurun dari tahun kemarin.

“Turun ya, Tahun lalu peringkat ke 11 kalau gak salah,” komentar Zul Fadhli.

Haduh! Presiden Jokowi Akui Indonesia Kalah dari Malaysia, Berbanding Terbalik dengan Masa Lalu

Ada juga netizen yang menyinggung nama-nama tokoh lain di Indonesia, seperti Habib Rizieq, Amien Rais hingga Fahri Hamzah.

Sumbang Saran: “Kok HAbib Riziq gak masuk yaaa ???? Harusnya masuk tuh…Pembela Islam yang luar biasa kan…”

Berudu Tua: “Habib Riezik ketua FPI koq gak masuk ya?”

Juminten Inadmah: “Amien Ras kok nggak masuk hitungan ya….”

Hary Soeharto: “Mana fahri hamzah, habib riziq, habiburakhman dan konco2nya kok nggak masuk daftar.”

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: