Gadis Lulusan SMP Ini Datangi Kantor Polisi Hanya Pakai Baju Tanpa Celana, Ternyata Ini Yang Terjadi

THIS ADS by GOOGLE
Pelecehan wanita saat ini masih kerap terjadi. Kali ini nasib tragis dialami Melati (16).



Saat itu (8/5/2017) korban yang baru lulus SMP Negeri I Lewoleba, Nusa Tenggara Timur rela datang ke Mapolres Lembata dalam keadaan hanya mengenakan baju tanpa celana.

Melati menuturkan, pada Selasa (16/5/2017), dirinya bersama temannya Titin keluar rumah dengan sepeda motor yang dikendarai Jakson. Setelah mengantar Titin, Melati lantas dibawa Jakson ke arah Ile Ape.
Saat itu hari sudah gelap dan mereka sudah tiba di hutan, Jakson menghentikan kendaraan. Karena itu, lanjut Melati, dirinya turun dari sepeda motor tersebut.

Jakson lantas memperlakukannya secara tidak senonoh. Jakson menganiayanya kemudian secara paksa membuka celana yang dikenakannya. Setelah pakaiannya dibuka paksa, tutur Melati, pelaku lantas membuangnya kemudian berusaha menggagahinya. Pada saat itulah ia berusaha melawan hingga akhirnya ia lari dari dalam hutan menuju jalan raya.

Saat tiba di pinggir jalan, lanjut dia, ia sempat meminta tolong. Namun beberapa pengendara sepeda motor tidak menolongnya hingga akhirnya datang tukang ojek, Kristo Doni Kopong datang membantu.

“Waktu saya naik motor (sepeda motor) itu, saya tidak pakai pakaian (celana). Tapi saya nekat saja, karena saya takut,” ujar Melati berlinang air mata.
Dari tempat kejadian perkara itulah dirinya menumpang sepeda motor hingga di kantor polisi. Sepanjang jalan korban dalam keadaan mengenaskan tersebut Korban hanya mengenakan baju. Hal itu dibenarkan penyidik Polres Lembata.

“Benar, saat tiba di kantor polisi, korban hanya mengenakan baju. Saat itu, polisi langsung menutupi tubuh korban dengan jaket,” ujar seorang saksi mata yang tak mau dituliskan namanya.

Semoga saja kasus serupa tidak terjadi lagi asal para kaum hawa lebih berhati-hati dan waspada.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: