Cewek Ini Merasa Ada Sesuatu di Kemaluannya, saat Diperiska Ternyata Ada..

THIS ADS by GOOGLE
Ini adalah kisah nyata. Kisah ini dibagikan oleh seorang dokter kandungan di Taiwan, sebagaima dilansir TribunSumsel.com.



Melalui akun Facebook pribadinya, dokter ini mulai menceritakan saat dirinya mendapati seorang pasien yang ternyata adalah remaja perempuan yang masih berusia 17 tahun.
Remaja itu datang untuk diperiksa karena ia mengeluh ada rasa sakit, dan sesuatu yang bergerak-gerak di kemaluannya.

Tanpa basa-basi, sang dokter pun langsung melakukan pengecekan.

Tanpa disangka, di dalam kemaluannya ada sebuah janin yang baru berusia 14 minggu.

Namun anehnya, dokter tersebut tidak memberikan kabar tersebut kepada si remaja.

Hal itu ia lakukan bukan tanpa alasan.
Baiklah langsung saja simak kisah lengkapnya di bawah ini.

“Hari ini ada seorang gadis perempuan 17 tahun yang datang memeriksa saluran urinnya.

Biasanya dokter akan bertanya dulu kapan terakhir kali dia datang bulan.

“Iya, 3 bulan yang lalu..”

“Aku sering gak datang bulan, gak apa-apa lah…”

Kami tidak memperdulikan perkataannya ini dan langsung membantunya melakukan tes kehamilan.

Ternyata..

Memang benar…

Dua garis

Tiba-tiba merasa tidak nyaman waktu buang air kecil tiba-tiba jadi tes kehamilan..

Aku melakukan USG. Sudah 14 minggu.

Biasanya aku akan mengatakan “selamat” tapi aku sama sekali tak bisa melakukannya..

Aku melihat gadis ini, ia seusia dengan anak laki-lakiku, tatapannya kosong.
Tiba-tiba, aku juga merasa tidak mampu membantu apa-apa.

Perasaan seperti ini sangat sulit untuk disampaikan.

“Cepet pulang ngobrol dulu sama keluarga kamu, kalau ada masalah apa-apa boleh datang sama saya untuk diperiksa lagi.”

Hanya ini yang mampu aku lakukan untuknya.

Nak, kamu harus lebih bisa memikirkan dirimu sendiri

Lebih mencintai dirimu sendiri..

Bisakah?”

Postingan dokter ini pun langsung menjadi viral di media sosial.

Bahkan postingan ini juga telah menyadarkan para remaja untuk berpikir kembali untuk melakukan perbuatan dosa ini.

Di era modern saat ini, pacaran yang berujung pada aktivitas bercinta memang sudah bukan menjadi suatu hal yang mengejutkan lagi. Mereka menjadikan perbuatan yang dibenci Tuhan ini seakan-akan menjadi tren yang harus dilakukan.

Tapi sayangnya, perbuatan ini seringkali berujung pada kehamilan. Dan bejatnya, para pria yang menghamili sering tidak bertanggungjawab, dan meninggalkan wanita tersebut dalam keadaan perut buncit.

Kalau sudah terjadi seperti ini, lantas siapa yang harus disalahkan?

Semoga kisah ini bisa menjadi bahan renungan kita semua!

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: