Geger! Beredar Kabar PT Dirgantara Indonesia Dijual ke China, Benarkah??

THIS ADS by GOOGLE
Sebuah kabar mengejutkan beredar di grup-grup Whatsapp. Pesan yang beredar itu menyebut bahwa PT Dirgantara Indonesia (PTDI) telah dijual ke China.



Menanggapi kabar mengejutkan ini, Manajger Hukum dan Human PTDI Irlan Budiman langsung angkat bicara dan menegaskan bahwa isu tersebut hanyalah kebohongan belaka.

“Kabar yang beredar melalui Whatsapp maupun media sosial adalah kabar bohong,” tegas Irlan dalam keterangan persnya, Sabtu (29/4/2017), dilansir viva.co.id.

Sebelumnya, beredar pesan berantai yang mengabarkan bahwa PTDI telah dijual ke China.
“Berita Terlambat dari Bandung, Inalilahi Wa Ina Illaihi Roji’un Telah berpindah tangan, satu lagi BUMN Strategis yang dibangun alm, HM. Soeharto dan Prof. DR Ing BJ Habibie kpd Asing.

Dengan ditanda tanganinya pelunasan pembayaran dari pemerintah China kpd pemerintah Indonesia pada awal April 2017 oleh Presiden Joko Widodo (disetujui dan ditanda tangani oleh Ketua KPK, Ketua DPR RI dan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden) maka secara resmi Kepemilikan PT Dirgantara Indonesia/PTDI dh. IPTN NURTANIO, berpindah tangan menjadi milik pemerintah Republik Rakyat Tjina.

Dengan demikian, untuk selanjutnya, seluruh pesawat dan komponen hasil produksi, akan berlabel Made in Cina.” bunyi isi pesan berantai yang meresahkan tersebut.

Irlan melanjutkan, PTDI merupakan salah satu industri yang diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16/2012 Tentang Industri Pertahanan. “Dalam penjelasan itu, bahwa kepemilikannya sepenuhnya dikuasai oleh negara dan dilarang dijual kepada pihak asing manapun,” jelasnya.

Selain itu, saham PTDI tak diperbolehkan dijual kepada pihak manapun dan 100 persen menjadi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Terkait berita hoax yang menyebar dengan cepat ini, Irlan meminta agar masyarakat bisa memfilter dan mengetahui kebenaran sebuah berita sebelum menyebarkannya ke yang lain.

“Kami minta dukungan dari semua pihak karena ini untuk mendukung kemandirian Industri Dirgantara Indonesia demi kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: