Bagai Seorang Ayah, Begini Cara Jokowi Tanggapi Permintaan Anak-anak SD Pedalaman Kalimantan Barat

THIS ADS by GOOGLE
Beberapa waktu lalu publik dibuat heboh dengan video viral murid-murid Sekolah Dasar Tapal Batas yang terletak di Desa Sungkung II, Bengkayang, Kalimantan Barat.



Berikut Fakta Kelihaian Ira Koesno di Debat Pilkada DKI Jakarta, Akankah Sosoknya Kembali Fenomenal?

Ketika banyak anak mendapatkan fasilitas lengkap untuk bersekolah, anak-anak ini harus berjuang lebih keras merajut mimpi dalam kondisi baju dan fasilitas sekolah yang minim.

Baju lusuh dan sobek bukanlah hal yang perlu dikeluhkan oleh anak-anak tersebut.

Permintaan Mendesak Presiden Jokowi Pasca-Insiden Novel Baswedan Disiram Air Keras

Tanpa alas kaki mereka semangat menimba ilmu.
Seorang guru bernama Anggit Purwoto yang juga merupakan pengguna jejaring sosial Instagram, membagikan foto-foto ironi wajah pendidikan di daerah pedalaman untuk menyadarkan masyarakat dan pemerintah bahwa di Indonesia masih banyak anak-anak yang memiliki semangat belajar tinggi tetapi terhalang oleh fasilitas yang tak memadai.

Bahkan, tas kresek digunakan sebagai pengganti tas sekolah karena keterbatasan biaya.

Atas inisiatifnya, Anggit menggunggah beberapa video yang memperlihatkan anak-anak SD Tapal Batas meminta sesuatu yang sederhana kepada Presiden Jokowi.

Dengan suara lirih dan wajah polos, mereka meminta tas sekolah kepada bapak Presiden.


Pada keterangan video yang diunggahnya, Anggit menuliskan, “Pak Jokowi Minta Tas

Dengan suara lirihnya, mereka berkata, “Pak Jokowi Minta Tas”

Tidakah kalian merasa kasihan…masih adakah hati nurani kalian… Mereka hanya minta tas, untuk membawa buku,buku yang mungkin bertuliskan mimpi-mimpi kecil mereka, agar mimpi yg mereka tuliskan tidak hancur , hancur terkena lumpur atau koyak kena hujan…. Tidakkah kalian iba….ilmu yg kau dapat di bangku perkuliahan adalah hak mereka!!!!..gaji yg kau dapat adalah hak mereka…

Tidakkah kalian iba, melihat baju kotor mereka…berjam-jam jalan melewati jalan lumpur…
Tidakkah kalian iba ketika perjuangan mereka, mimpi mereka terhapus sia-sia oleh kejamnya negeri perbatasan… Dengarlah suara lirih mereka Pak…..
#jokowi #jokowipresiden #pendidikan #tapalbatas #jokowidodo #sm3tinspirasiindonesia #sm3t #presidenindonesia”
Anggit Purwoto merupakan seorang guru dari Sarjana Mendidik Daerah Terdepan Terluar dan tertinggal (SM-3T) Kemendikbud yang ditugaskan di daerah Tapal Batas.

Inisiatif baiknya ini akhirnya berbuah manis.

Dilansir dari Tribunnews.com, juru bicara Presiden Jowko Widodo, Johan Budi, mengatakan, pihak Presiden Jokowi telah mengirimkan tim khusus untuk menyalurkan kepada anak-anak di SD Tapal Batas, Bengkayang, Kalimantan Barat.

Bantuan yang diberikan merupakan perlengkapan sekolah seperti tas, seragam, sepatu, buku tulis, alat tulis, tempat minum, crayon, gambar peta Indonesia, dan Atlas.

“Presiden langsung memerintahkan kepada aparatnya, sekretaris pribadi untuk melihat dan mengeceknya secara langsung,” ujar Johan Budi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/4/2017).

Bantuan tersebut akhirnya tiba di Bengkayang pada Senin (11/4/2017).

Kabar gembira tersebut juga disampaikan oleh Anggit pada akun Instagramnya.

Ia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Jokowi atas bantuan yang diberikan.
Dirinya juga mengatakan Jokowi merupakan sosok seorang ayah yang telah memenuhi segala permintaan anak-anak di SD Tapal Batas.

Tak hanya dari Presiden, Anggit juga mengaku menerima bantuan dari para donatur.

Pria yang berasal dari Purbalingga ini menyampaikan bahwa semua bantuan akan disalurkan ke empat SD yang ada di Desa Sungkung dan kepada siswa-siswa yang belum menerima bantuan dari Presiden Jokowi.

“Jadi calon siswa-siswi di desa sungkung tidak perlu takut lagi untuk bersekolah, tidak perlu takut lagi karena kalian tidak akan memakai kresek bekas lagi, tidak takut lagi berjalan ke sekolah karena kaki mungil kalian sudah terlindungi.

Sekali lagi saya berterimakasih, tapi perlu diketahui dan tidak usah menutup mata di pedalaman Indonesia masih banyak yang bernasib sama, dan saya harap tindak lanjut untuk memperbaiki pendidikan di Pedalaman harus cepat.

Semua ini tidak akan berjalan lancar tanpa ridho-Nya, Karena disini bukan Kita yang hebat.

Hanya disini Tuhan yang memudahkan urusan kita,” tulisnya.

Hingga berita ini diturunkan, unggahannya itu telah disukai oleh lebih dari 3000 pengguna akun Instagram dan menuai ratusan komentar netizen.

Banyak yang ikut senang atas bantuan yang diberikan Presiden Jokowi juga menyamangati Anggit untuk terus menginformasikan kabar mengenai dunia pendidikan Indonesia yang masih minim fasilitas.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: