Wanita Ini Lakukan Hal Tak Terduga Saat Lihat Sepasang Muslim Diintimidasi di Kereta, Bikin Salut! Ini Videonya

THIS ADS by GOOGLE
Amerika Serikat saat ini sedang dipimpin seorang presiden yang terkenal rasis dan anti Islam.



Donald Trump sebelum resmi menjabat sebagai presiden Amerika memang dikenal dengan kampanyenya yang cenderung anti muslim.

Tak heran setelah kepemimpinannya banyak warga imigran dan muslim di Amerika yang merasa takut dengan ancaman-ancaman dari para pendukung Trump.

Warga Amerika sendiri sampai sejauh ini cukup melindungi para kaum minoritas dan muslim di sana.

Karena mereka menganggap warga Amerika berasal dari berbagai kaum, semua adalah saudara.

Dan baru-baru ini, netizen dunia dibuat takjub dan salut pada aksi seorang wanita turunan China-Amerika yang membela sepasang muslim yang mendapat intimidasi.

Dalam sebuah video yang menyebar di Youtube, seorang wanita dengan aksen Puerto Rico, Amerika, mengintimidasi sepasang muslim Afrika-Amerika yang mana si wanita mengenakan hijab.

Dalam rekaman tersebut, wanita paruh baya itu menanyakan, “Why are you here?” dengan nada mengusir.
“Why are you in this country if you’re not with us?” sambil menunjukkan orang-orang sekitar yang berada di dalam kereta.

Saat itu, ada seorang wanita juga yang berusaha menghentikan aksi intimidasi wanita paruh baya tersebut dengan mengatakan, “Would you mind to stop?”

Namun wanita paruh baya itu tetap mengatakan hal rasis yang membuat pasangan muslim itu terdiam.

“You don’t understand, you are not from here,” ucap wanita paruh baya itu sambil mengacungkan jari ke arah wanita tadi.

Ia pun melanjutkan dengan ceramah rasisnya kepada pasangan muslim ini.

Tracey Tong, wanita keturunan China-Amerika berusia 23 tahun menghampiri wanita tersebut dan memberikan perlindungan kepada pasangan muslin tersebut.

“You’re not even from here. I am. I was born in America,” ucap wanita tersebut.

“I am born here and I don’t like the way you are treating her, It’s rude,” ucap Tracey tegas yang membuat wanita paruh baya itu terdiam.
“We are all in this together. Whether you like what’s going on in the government or not, f*ck it, you got to deal with it. You are a grown woman,” lanjut Tracey yang semakin membuat wanita itu diam.

Meski wanita itu sudah diam tak berkutik, Tracey tetap melanjutkan, “If you were born in this country, you are brothers and sisters with everyone.”

Tracey bahkan menjelaskan kepada wanita paruh baya tersebut menggunakan bahasa Inggris dan Spanyol, agar wanita tersebut mengerti maksudnya, untuk berhenti mengintimidasi orang lain.

Dalam sebuah wawancara dengan AJ+, Tracey mengatakan bahwa ia tak ingin orang-orang menghakimi orang lain hanya dengan melihat cara mereka berpakaian.

Kisah inipun viral dan membuat Tracey dipuji banyak netizen internasional.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: