Tubuh Nenek di Tulungagung Ini Hanya Dibalut Kain Lusuh Satu-Satunya, Kisahnya Bikin Netizen Terenyuh

THIS ADS by GOOGLE
Sepertinya masyarakat Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari kemiskinan. Seperti nenek renta di Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur ini.


Siapa saja mungkin tak akan tega melihat kondisi sang nenek bernama Mendres ini. Pakaiannya kini hanya tinggal yang membalut tubuhnya yang kian kurus.dan kumal. Ia tinggal di sebuah rumah sederhana jauh dari layak dan tanpa penerangan.

Kehidupan miris Mendres, terungkap setelah Arif Witanto mengunggah kisah sang nenek melalui akun Facebooknya, Rabu (8/3/2017). Diceritakan Arif, saat ditemui, nenek ini hanya mengenakan kain lusuh yang dililitkan ke dadanya.

Ia juga melilitkan kain kumal ke pinggangnya sebagai pengganti rok. Mendres yang hanya tinggal sendiri hanya mengandalkan pemberian tetangga untuk bisa makan sehari-hari, karena tenaganya sudah kian lemah untuk bekerja.
“Pakaiannya hanya menempel di badannya. Ia tinggal sendirian di rumahnya tanpa penerangan. Mendres kelihatan termangu dengan tatapan kosong dan seakan tak berarti hari-harinya. Ia hanya duduk-duduk di depan rumahnya, seperti menunggu sesuatu yang tak pasti datangnya serta ia harapkan. Mendres hanya berbalutkan kain kumal dilingkarkan pinggang serta sebuah kain kusam, yang dikaitkan untuk menutupi dadanya.
Kehidupan warga RT 05 RW 02 Desa Sawo Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung ini hidup jauh dari kata layak.
Di rumahnya itu Mendres hanya tinggal seorang diri saja tanpa ada listrik untuk penerangan atau aktivitas normal layaknya. Untuk makan sehari-hari, ia sangat bergantung dari pemberian orang-lain, karena di usianya yang setua itu jelas ia tidak mampu lagi untuk bekerja, mencari nafkah,”

Begitulah paparan Arif dalam postingan di akun Facebooknya seperti dikutip Misterikisah.com dari laman Tribunnews.com.

Sayangnya, Arif belum memberikan konfirmasi lebih lanjut terkait kehidupan Mendres. Namun, postingan tersebut membuat netizen iba. Nenek Mendres menghabiskan sisa hidupnya dengan kondisi memprihatinkan yang jauh dari layak.

“Masak tetangganya tidak ada yang memberi baju. Ya Alloh,” komentar salah satu netizen.

“Usul mas, ditaruh di panti jompo saja karena yang beliau butuhkan saat ini adalah teman dan orang yang mau merawat beliau,” timpal akun lain.

“RT, RW-nya ke mana. Apa ga dikasih tahu ada warganya hidup seperti itu,” tandas netizen lainnya.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: