Punya 15 Cucu, Nenek Berumur 88 Tahun di Bogor Ini Ungkap Kenapa Ia Masih Berjualan Rempeyek

THIS ADS by GOOGLE
Wanita ini kaget ketika mendengar ada seorang nenek yang sudah berumur, masih berjualan peyek di sebuah jalan di daerah Bogor.



Seorang netizen harus pergi ke sebuah bank di kawasan Jalan Juanda, Bogor karena tugas khusus dari kantornya.

Tak sengaja ia melihat seorang nenek yang berjalan tergopoh-gopoh.

Dengan sopan, nenek itu menawarkan jualannya.

Netizen ini pun bertanya satu-dua pertanyaan yang kemudian membuatnya terkagum dengan si nenek.

Penampilan perempuan kelahiran tahun 1929 itu begitu sederhana.

Nenek berusia 88 tahun itu hanya memakai sendal jepit, kain batik sebagai bawahan, kebaya biru kebesaran, dan kerudung hitam.

Tak disangka, ia punya tiga anak dan 15 cucu!
Seharusnya dengan anggota keluarga sebanyak itu, ia bisa saja duduk manis di rumah.

Tapi ternyata, hal itu berkebalikan adanya.

Beginilah tulisan akun Rizka Amelia tentang si nenek.

“Copas dari temen…Ketika saya parkir di bank MEGA JUANDA BOGOR,, karena tugas dari kantor saya di Sentul… Yang mengharuskan saya ke tempat ini.

Saya melihat seorang nenek tergopoh gopoh membawa dus.
Kemudian setiap ada yang lewat dengan sopan beliau menawarkan dagangannya. Beliau berjualan REMPEYEK.

akhirnya saya berhasil mengobrol walau sebentar, karena berhubung dikejar waktu.
Kenalkan ini,, Embah Sainah, Usia 88 tahun, Rumah di Ciapus.
Beliau berjualan dari subuh. Berjalan kaki sendirian.

Anaknya ada tiga cucunya 15. Beliau kalau saya tidak salah dengar asalnya dari temanggung/tulung agung atau kebumen.
Maaf yahh… Kalo ketemu mau tanya lebih detail silahkan tanya.
Takutnya saya salah informasi.

Embah sainah ini,, masih sehat dan luar biasa ramah…Kenapa beliau masih mau berjualan?

Alasannya:
Anaknya mengurus anak anak mereka dan embah sendiri tidak suka berdiam diri. Dari kecil dia bekerja keras dan sudah terbiasa. Alasan lain tidak saya tanya lebih lanbih lanjut.
Embah punya pengalaman buruk, beliau bercerita bahwa beliau pernah ditipu seseorang. Yang mau menukar uang kecil sejumlah 300.000 rupiah kepadanya…
Dan ternyata uangnya adalah uang PALSU.

heuuhh… Kenapa tega yah sama seorang wanita yang sudah sepuh.
Padahal TUHAN dan MALAIKAT menyaksikan,, termasuk malaikat maut. Harga rempeyeknya 6.500/kantong. Rasanya?? Asli enak bukan rekayasa, ketumbar dan daun jeruknya terasa di lidah.


Siapa yang bertemu embah sainah di jalan,, silahkan dibeli yah dengan ikhlas… Dan jangan lupa dilebihkan yahh gaeeys, sekalian bersedekah.

Kalian yang masih muda masih sehat,, kalian harus malu!! Apabila kalian malas. Beliau sudah sepuh tapi masih bekerja.
Yang penting HALAL..!!! *please jangan ditawar yahhh”

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: