Kepergok Mesum di Kamar Pas, Pasangan Ini Diarak Keliling Mal

THIS ADS by GOOGLE
Penggerebekan yang dilakukan untuk menangkap pasangan yang bertindak tak senonoh di kamar pas Lotte Mart Pakuwon Mal Surabaya sudah dipersiapkan sebelumnya.



Petugas keamanan dan pegawai di sana kesal karena Sejoli yang masih di bawah umur ini pernah berbuat mesum di tempat yang sama sebelumnya.
Keterangan tersebut penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya peroleh dari pelaku, dua petugas keamanan dan dua karyawan Lotte Mart.
Sebelum menggerebek petugas keamanan sudah mempersiapkan telepon seluler untuk merekam pasangan mesum ini dan mengunggahnya ke media sosial.
Baca: Polisi Telusuri Identitas Pasangan Remaja Mesum di Kamar Ganti sebuah Mal
"Tempatnya juga sama di kamar pas. Mungkin karena merasa aman saat melakukan yang pertama, keduanya kembali mengulangi pada Sabtu (4/3/2017) sore dan ditangkap," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, Rabu (8/3/2017).
Saat mesum pertama pasangan ini pura-pura akan membeli pakaian dan mencoba di kamar pas. Mereka berada di dalam sekitar 40 menit dan membuat karyawan Lotte Mart curiga tapi tak bersikap.
Pasangan ini kembali lagi pada Sabtu (4/3/2017). Modusnya sama, pura-pura membeli baju dan mencobanya di kamar pas. Sekitar 10 menit berlalu keduanya belum keluar.
Karyawan yang menjaga stan pakaian kemudian melapor ke petugas keamanan. "Akhirnya pihak sekuriti menggedor pintu kamar pas dan meminta keluar," imbuh Shinto.

Saat keluar, petugas keamanan meminta pasangan remaja tidak mengenakan celana dalam yang memang sudah dilepas sejak di kamar pas.
Selanjutnya, petugas keamanan dan karyawan menggiring keduanya menuju salah satu ruangan mal. Jarak dari kamar pas menuju ruangan yang dimaksud sekitar 70 meter.
"Peristiwa itu direkam dengan handphone yang sudah disiapkan. Katanya sebagai laporan ke pimpinan, tapi justru di share ke grup (WhatsApp). Selanjutnya dishare ke medsos dan menjadi viral. Ini yang kami fokus dalami siapa penggunggahnya," beber Shinto.
Empat pegawai Lotte Mart sudah diperiksa dan dimintai keterangan penyidik. Mereka Sigit Setiawan (34) dan M Kusno (36) selaku komandan dan wakil komandan regu petugas keamanan Lotte Mart.
Sedangkan dua orang lainnya yang sudah diperiksa yakni Devi Firdausita (23) selaku pengawas nonfood dan Terri Noris (25) sebagai HRD di Lotte Mart.
Penyidik juga sudah menyita tiga unit handphone milik Sigit, Devi dan Terri untuk diuji di laboratorium.
“Ada tiga handphone yang disita dan dijadikan scientific evidence (alat bukti ilmiah). Dua handphone dipakai untuk merekam dan salah satunya digunakan untuk share rekaman ke medsos," ucap Shinto.
Video penggerebekan dua remaja ini beredar di media sosial Instagram lewat akun gosip @lambe_turah dan sempat menjadi viral.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: