Kejam! Waria ini Diseret dan Disiksa Sampai Tewas, Alasannya Ternyata…

THIS ADS by GOOGLE
Negeri yang nyaman untuk ditinggali bisa dilihat dari perilaku dari masyarakatnya sendiri.



Namun apakah Brasil terbilang negeri yang aman? Negara ini terkenal dengan komplotan preman yang sadis. Bahkan di sana banyak terdapat sekelompok atau genk para preman.
Preman-preman tersebut tak jarang membuat kerusuhan, dan bahkan aksi-aksi mereka sampai menjatuhkan banyak korban. Seperti kejadian yang terjadi belum lama ini.

Dilansir Misterikisah.com dari laman Banjarmasin Post, (9/3/2017). Seorang transgender atau waria bernama Dandara dos Santos (42) dipukuli secara brutal oleh sekelompok preman. Perlakuan tak manusiawi ini mengakibatkan Dabdara tewas secara mengenaskan. Insiden tersebut berhasil direkam oleh salah seorang warga yang menyaksikannya

Dalam rekaman tersebut, Dandara diperlakukan sangat tidak manusiawi. Dia diseret dari rumahnya ke jalanan kota. Kemudian ia ditendang, ditinju dan dipukul dengan sepatu dan papan kayu. Kejadian mengerikan ini berlangsung di hadapan warga di Fortaleza, Ceara, Brasil.
Dandara bahkan sempat terlihat memohon agar siksaan tersebut dihentikan. Namun para preman yang tidak berperasaan itu tak peduli dengan raungan Dandara dan terus menyiksanya sampai bersimbah darah.
“Mereka membunuhnya, mengejek dengan kejam tentang induksi payudaranya”, ujar salah seorang saksi mata dalam bahasa Portugis seperti dilansir dailymail.

Tidak diketahui pasti apa motif komplotan preman tersebut menyiksa dan membunuh waria tersebut. Namun berdasarkan laporan, penyiksaan dan pembunuhan pada transgender saat ini tengah marak di Brasil. Berdasarkan data yang dihimpun, Dandara adalah transgender kelima yang dibunuh pada bulan ini.

Pemerintah Ceara merilis pernyataan mengutuk perbuatan preman tersebut dengan adanya aksi biadab ini. Pemerintah Ceara mengecam kekerasan dan intoleransi yang terjadi pada Dandara dos Santos yang diperlakukan dengan brutal dan kejam.

Pemerintah Ceara menghimbau agar kejadian tersebut harus diselidiki oleh pihak keamanan negara dengan investigasi lebih lanjut. Dan meminta para pelaku dihukum berat. Pemerintah Ceara mengaku sangat mendukung hak asasi manusia melalui kebijakan yang dikeluarkan bersifat pluralisme, keberagaman dan toleransi, sebagai nilai fundamental dalam demokrasi.

Diharapkan kejadian serupa tidak terjadi kembali.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: