Ini Pengakuan Dua Remaja yang Mesum di Kamar Pas Lotte Mart

THIS ADS by GOOGLE
Kedua remaja yang tertangkap berbuat tak senonoh di kamar ganti (Fitting Room) Lotte Mart Pakuwon Mall membuat pengakuan mencengangkan ketika diperiksa di unit PPA Polrestabes Surabaya.



Dalam pemeriksaannya, keduan remaja ini mengaku sudah dua kali melakukan aksi mesum di tempat yang sama.

"Yang pertama dilakukan pada pertengahan Febuari kemarin, dan yang kedua saat tertangkap basah oleh petugas mall," kata AKBP Shinto Silitonga, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (7/3/2017).

Sementara untuk melakukan mesum tersebut. Awalnya keduanya remaja tersebut berpura-pura mengambil (membeli) baju, lalu dicobanya di kamar ganti.

"Sebenarnya, pada aksi pertama di bulan Febuari, yang cewek sudah tidak nyaman, karena merasa ada yang ngawasi. Sementara si cowok, karena merasa pada aksi pertama berhasil, mencobanya lagi di tempat yang sama."terang Shinto, kepada wartawan.
Melihat aksi mesum pertama tidak diketahui, selanjutnya mereka melakukan lagi sampai akhirnya dipergoki satpam mall.

Selain menggku dua kali. Ternyata kedua remaja yang sama-sama pelajar kelas X, sebelumnya juga pernah berhubungan.

"Hanya saja dilakukan di tempat berbeda. Dari pengakuannya, mereka sudah berkali-kali, temasuk diluar sekolah mereka," sambung perwira dua melati di pundak ini.

Sementara terkait penyelidikan video yang tersebar luas di media sosial hingga viral, Shinto mengatakan masih mendalaminya. "Kita juga menggunakan laporan model A, tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta pornografi. Ini berbeda, meski tetap dalam satu rangkain," papar Shinto.

Shinto juga menegaskan, kasus ITE dan penyebaran pornografi ini masih sebatas laporan saja. Pihaknya akan melakukan Olah TKP, mulai dengan mengambil dari kondisi pertama merekam, hingga menyebarkannya ke media sosial.

"Nantinya, dia (pelaku) akan kita panggil sebagai saksi untuk kasus mesumnya. Pun sebaliknya, dua remaja ini juga kita panggil sebagai saksi untuk kasus ITE dan pornografinya. Demikian juga untuk pihak manajemen malnya, mereka akan kita panggil untuk menjadi saksi di kasus mesumnya, juga kasus ITE dan pornografinya," tandasnya.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: