Ibu Ini Terkejut Anaknya Disuruh Kirim Foto ‘Itunya’ Di Aplikasi Smartphone

THIS ADS by GOOGLE
Para orangtua saat ini harus hati-hati ketika mengenalkan dunia maya dan mengizinkan anak-anak memakai aplikasi apa pun di gadget, karena modus pedofilia saat ini semakin merajalela dan mengkhawatirkan.



Baru-baru ini seorang ibu di Melbourne bernama Alicia, menemukan bahwa anak perempuannya yang masih berusia 8 tahun disuruh mengirimkan foto organ intimnya melalui aplikasi saat Musical.ly. Pelaku pedofil itu menyamar dengan memasang foto Justin Bieber.

Aplikasi ini sendiri sudah banyak di-download lebih dari 50 juta orang dan tak sedikit yang berusia di bawah 21 tahun. Alicia mengatakan dalam news.com.au bahwa aplikasi ini juga mudah dimainkan anak-anak, karena anak bisa bernyanyi, sharing dengan teman dan lainnya.

Alicia juga mengatakan bahwa ia membatasi anaknya main gadget, bahkan jadi orangtua terakhir yang mengizinkan anaknya mendownload aplikasi, setelah anak-anak lain di sekolah putrinya menggunakan aplikasi ini. Ia juga membuat foto profil anaknya serahasia mungkin.

Sebuah akun bernama ‘The Real Justin Bieber’ muncul dan mengirimkan pesan. Alicia meminta putrinya membuka pesan itu di saat ia di sampingnya. Awalnya ia bertanya “Siapa yang ingin memenangkan waktu 5 menit denganku?” Kalimat berikutnya “Yang perlu kamu lakukan hanya mengirimkan foto bugilmu padaku atau foto organ intimmu.”
Alicia langsung meminta gadget itu dan menyadari bahwa orang ini sudah profesional. Si Justin itu bahkan berkata “Banyak gadis mengirimkan fotonya padaku dan aku tak akan mengatakan pada siapa pun kalau kamu mengirimkannya juga.”

Ibu satu anak ini bersyukur ia ada di samping putrinya saat itu. Ia tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika anaknya mengikuti apa yang diminta orang tersebut. Ia juga khawatir, berapa banyak anak-anak yang dengan mudah terkecoh dan akhirnya mengirimkan foto,

Oleh karena itu, ia menceritakan kisah ini dan melaporkannya ke polisi. Polisi juga ngeri saat melihat isi pesan-pesannya. Namun mereka mengaku bahwa sulit untuk menemukan siapa pelakunya saat orang menggunakan dunia maya. Ia bisa jadi ada di luar negeri dan secara virtual memang susah dilacak.

Wah, lebih hati-hati dari sekarang ya Moms. Jangan mudah membiarkan anak main gadget karena pelaku kejahatan bisa dilakukan dari mana saja, apalagi sosial media di dunia maya.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: