GP Ansor Bubarkan Pengajian Khalid Basalamah, Begini Reaksi Mahfud MD

THIS ADS by GOOGLE
Umat Islam di Indonesia saat ini tengah memusatkan perhatian mereka kepada GP Anshor yang secara terang-terangan menolak Khalid Basalamah. Kejadian ini pun memicu keresahan masyarakat.



Menanggapi hal tersebut, Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2011, Mahfud MD, angkat bicara. Menurutnya tindakan GP Ansor ini bisa memicu reaksi tak baik dari masyarakat di beberapa daerah.

Bukan tak mungkin akan terjadi aksi serupa di tempat lain. Salah satunya adalah aksi pengusiran yang bisa saja terjadi di tempat kelompok pendukung Khalid.

“Kalau main kekerasan itu, bahayanya itu, nanti di daerah di mana kelompok pendukung Khalid ini kuat, atau di daerah Islam yang minoritas, orang akan bisa melakukan tindakan sendiri juga,” tutur Mahfud dilansir republika.co.id.

Jika dibiarkan tanpa tindakan, kejadian ini bisa memicu insiden serupa di sejumlah daerah dimana Banser Nahdlatul Umala (Banser NU) tidak menjadi kaum mayoritas.
“Itu bisa dibubarkan juga, misalnya di Papua, di Timor, Sumatra Utara, itu bisa mengundang kelompok lain melakukan tindakan yang sama,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, Mahfud menghimbau agar masyarakat lebih menahan diri dari tindakan reaktif yang dapat mengundang kekerasan.

“Jangan sampai ada aksi ada reaksi, apalagi ini sesama Islam, ya,” ujarnya.

Mahfud juga mengingatkan agar masyarakat bisa menolak dengan cara yang baik jika memang tak setuju. Sehingga tidak menimbulkan efek buruk yang berkelanjutan.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Kapolresta Sidoarjo Kombespol Anwar Nasir telah menyarankan Khalid untuk membatalkan ceramah paginya di Masjid Shalahudin, Sidoarjo, karena ada penolakan dari GP Ansor.

Tak hanya sekali, penolakan ini telah terjadi di beberapa daerah, termasuk Gresik, Surabaya, dan Mojokerto. Bukan hanya GP Ansor, Anwar menyebut penolakan ini juga datang dari masyarakat.

“Menurut mereka isi ceramah Khalid mendiskreditkan amaliyah Nahdlatul Ulama,” tutur Anwar.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: