Dikritik Tajam Oleh Netizen, Seperti Ini Cara Anak Ustaz Arifin Ilham Menaggapinya

THIS ADS by GOOGLE
Belum lama ini, tepatnya Senin (7/3/2017) ada sebuah catatan atau tulisan note yang diupload di Instagram.



Dalam note itu, penulis mengkritik soal kampanye nikah muda yang dituding digalakkan oleh Alvin.
Seperti yang diketahui bersama, Alvin menikah diusia 17 tahun dengan Larissa Chou pada (6/8/2016).
Dalam note itu tertulis :
Alvin, wake up. Gak semua orang beruntung lahir sebagai anak ustad kaya raya yang menjadikan lo paham agama dan bergelimang harta sejak lahir.
Gak semua orang can easily wake up one day dan ngomong ke ortunya “pa, ma, aku mau nikah dong” dan langsung dibikinin acara pernikahan.
Gak semua orang seberuntung elo, Alvin.
Nikah dan ga paernah mikiran anak istri lo makan apa besok because u can simply ‘lanjutin’ usaha bapak lo.
In fact, banyak orang yang sepantaran lo or even order than you mikir makan buat diri sendiri besok aja masih susah.
Lu mau nikah muda, fine.
It’s your right, dan lo sanggup.
Tapi engga berarti lo berhak bilang orang yang melakukan dosa beda dari lo kalo dia salah dan lo lah yang paling bener.
Stop telling teenagers that nikah muda adalah solusi dari segala hasrat biologis yang ada saat masa reproduksi.
Wjat these teens need is sexual education an not someone yang terus2an promote nikah muda tanpa liat backgroun penggemarnya karna really, you just got lucky.
Post ini emang ga ada faedahnya dan lo gak akan baca anyway.
But if, by any chance, li liat, i just wanna tell you that your ‘holier-than-thou’ attitude is very, very disgusting.
p.s : this comment is enaough to show everyone that the marriage that Alvin potrays is merely an act to legalize his desire of having sex in the eye of God.
Seperti itulah tulisan yang tercantum dalam capture note tersebut.
Capture itu kemudian diposting kembali oleh akun Instagram @alvin_411.
Dalam keterangannya, akun tersebut memberi tanggapan soal tulisan di note itu.
BACA DULU SAMPAI HABIS BARU KOMENTAR) —-
Berikut tanggapan gue untuk tulisan diatas, fokus ke 2 lingkaran karena disitu poin utamanya ….
1. “Lo mau nikah muda, fine. Its your right, dan lo sanggup. Tapi ngga berarti lo berhak bilang orang yang melakukan dosa yang beda dari lo kalo dia salah” ————–
Tanggapan : yang benar itu yang tidak maksiat, tidak pacaran, atau tidak berzina, bukan “Nikah Muda” nya, jangan disalahpahami, gue engga selalu bilang jalan “Nikah muda” adalah jalan yang terbaik, bisa dengan cara lain,
lo mau nikah diumur 30 tahun juga silahkan, tapi catet, poinnya itu asalkan kita bisa menghindari apa yang namanya “maksiat” ,
bukan nikah muda nya yang benar, yang benar adalah yang tidak maksiat …….
2. “Stop telling teenagers that NIKAH MUDA ADALAH SOLUSI dari segala hasrat biologis yang ada saat masa reproduksi” ———
Tanggapan : BLUNDER, catat baik-baik,
setiap saya mengisi kajian atau talkshow, diakhir sesi saya mengatakan, TIDAK SEMUA NIKAH MUDA ITU BAIK, karena saya sendiri tidak mendukung jalan “Nikah Muda” sebagai satu-satunya jalan, islam adalah agama solusi, Rasul mengatakan jika belum bisa menikah, ya puasa dan perbanyaklah ibadah, berkumpul dengan orang-orang soleh, as I said before, BUKAN “Nikah Muda” nya yang harus dicontoh, tapi yang harus dicontoh bagaimana kita bisa menghindari yang namanya maksiat, pacaran, ataupun berzina , entah itu dengan cara “Nikah Muda” , “Memperbanyak Ibadah” , “Memperbanyak Puasa”, dan lain-lain …….
3. See? Dia yang menulis artikel diatas pun tidak melihat fakta secara langsung bahwa gue sendiri tidak mengkampanyekan “Nikah Muda” , karena di lapangan sendiri gue mengkampanyekan “Jangan Maksiat, Jangan Pacaran, Jangan Berzina” , selesai, itu aja, engga lebih,
“Nikah Muda” itu hanyalah salah satu jalan, BUKAN SATU-SATUNYA JALAN, terlepas dari itu, saya tidak bisa memaksakan pendapat kepada setiap pribadi masing-masing, karena perbedaan pendapat itu adalah suatu hal yang wajar,
mohon maaf jika ada salah, mohon doanya semoga istri saya diberi kelancaran dan kesehatan sampai anak kami lahir, dan semoga Allah memberi hidayah kepada saya, dan kita semua, aamiin.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: