Berkerudung Saat Kunjungi Iran, Menteri Swedia Diserang Netizen

THIS ADS by GOOGLE
Kerudung merupakan atribut atau pakaian wajib bagi perempuan yang beragama Islam. Tak heran jika nagara-negara Islam mengharuskan kaum wanita menutup kepalanya menggunakan kerudung.



Menteri Perdagangan Swedia Ann Linde, mencoba untuk menghargai kebijakan tersebut. Ia memilih untuk berkerudung ketika menjadi pemimpin delegasi pengusaha Swedia ketika berkunjung ke Iran pekan lalu.

Sayang, niat baiknya tersebut dipandang berbeda oleh sejumlah pihak. Ia dikritik karena hal tersebut.

Bahkan, bukan cuma netizen yang menyerangnya, para politikus Swedia dan pegiat hak asasi perempuan Iran juga heboh mengkritiknya.

“Hal itu menghancurkan yang disebut sebagai kebijakan luar negeri feminis pertama,” ujar Ketua Partai Liberal, Jan Bjorklund, dilansir bbc.com.

Bjorklund menilai bahwa pemerintah Swedia mestinya mengajukan permintaan agar para delegasi perempuan tak perlu mengenakan kerudung saat mengunjungi Iran.
Begitu pula dengan seorang wartawan bernama Masih Alinejad. Ia juga mengkritik pejabat perempuan Swedia yang mengenakan kerudung ketika berada di Iran.

“Karena jika Anda feminis dan peduli dengan kesetaraan maka Anda harus menantang ketimpangan di semua tempat. Mereka harus berdiri di atas nilai-nilai mereka,” tutur Masih.

Di sisi lain, Linde mengatakan kepada koran Aftonbladet bahwa ia mengenakan kerudung karena tak ingin melanggar undang-undang Iran.

Pernyataan Linde ini dibela oleh pemerintah Swedia. Pemerintah menegaskan bahwa jika tak mengenakan kerudung saat berkunjung ke Iran, berarti ia telah melanggar hukum.

Kerudung yang dikenakan Linde ini dibandingkan dengan kunjungan Michelle Obama ke Arab Saudi tahun 2015 silam. Kala itu, Michelle tak mengenakan kerudung, meski sejumlah pemimpin perempuan sebelumnya mengenakan kerudung ketika mengunjungi Arab Saudi.

Berbeda dengan Iran, Arab Saudi memang tidak mengharuskan tamu perempuan dari negara lain untuk mengenakan kerudung.

Linde juga memastikan bahwa ia tak akan mengenakan kerudung dalam rencana kunjungan ke Arab Saudi mendatang.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: