Unggul di Putaran Pertama, Djarot: Kami Enggak Menyangka

THIS ADS by GOOGLE
Pasangan cagub-cawagub Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan juga pasangan nomor tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno lolos di putaran pertama.



Djarot mengatakan perjuangannya belum selesai.

“Oh, perjuangan belum selesai. Tapi kita senang loh. Artinya apa, meskipun ditekan seperti itu dengan berbagai macam, mulai Desember, November, luar biasa seperti itu, tapi kita masih unggul. Kami enggak nyangka,” kata Djarot di Gedung Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2017).
Djarot mengakui sudah memprediksi bakal ada Pilkada putaran kedua. Tapi, dia menduga tidak bakal ada di posisi pertama.

“Sebetulnya prediksi kami itu pasti ada putaran kedua. Kalau putaran pertama sulit. Tapi prediksi kami tidak unggul, paling nomor dua. Waktu itu banyak memprediksi habis kita, sampai diprediksi urutan ketiga,” kenang dia.

Djarot bersyukur dirinya bersama Ahok bisa lolos. Apalagi masyarakat Jakarta tidak terpengaruh kasus dugaan penistaan agama yang dengan terdakwa Ahok.

“Tetapi alhamdulilah, ternyata rakyat Jakarta sudah pada cerdas, sudah pada bisa menentukan pilihannnya dan tidak terlampau terpengaruh dengan masalah-masalah seperti itu,” urainya.

Politikus PDIP itu juga menyampaikan apresiasinya karena tingkat partisipasi masyarakat juga tinggi. Meski begitu, Djarot juga membenarkan jika masih banyak warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena tidak masuk ke Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kedua, kita memberikan apresiasi karena tingkat partisipasinya lebih tinggi dari 2012, hampir 80 persen. Belum lagi seumpama kita sigap bahwa mereka-mereka yang tidak masuk DPT bisa menggunakan hak pilihnya, karena banyak yang tidak masuk DPT tapi dia tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena keterbatasan surat suara,” ujar dia.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: