Terkait Penggembokan Masjid, Ini Penjelasan Resmi Pengelola Istiqlal

THIS ADS by GOOGLE
Pada aksi 212 jilid II yang digelar pada Selasa (21/2/2017) pagi, beredar kabar bahwa masjid kebanggan umat Islam di Jakarta tersebut ditutup untuk umum.



Terkait hal tersebut, Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) merasa perlu untuk memberikan klarifikasi.

Dalam keterangan secara resmi pada Selasa (21/2/2017), pihak Sekretaris Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, Rusli Effendi memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Klarifikasi perlu dilakukan agar berita yang beredar sejauh ini tidak menjadi kesalahpahaman yang menyesatkan.
BPPMI juga turut menghimbau kepada segenap kaum Muslimin agar tidak mempengaruhi pemberitaan yang tidak dapat dipertanggungjawakan dengan baik. Sedangkan kabar digemboknya masjid sehingga umat tidak bisa Shalat Subuh adalah hoax atau berita bohong semata.

Penutupan masjid memang sudah menjadi peraturan ataupun Protap di Istiqlal. Begini klarifikasi yang disampaikan secara resmi oleh BPPMI seperti yang tertera di republika.co.id.

Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal sejak tahun 2002 telah memberlakukan aturan (SOP), menutup pintu-pintu gerbang pada setiap malam pukul 21.30. Masjid dibuka kembali pada pagi hari pukul 03.40, menjelang diselenggarakannya Ibadah shalat Subuh. Aturan (SOP) ini diberlakukan memang dalam rangka untuk mengoptimalkan keamanan masjid pada malam hari. Seluruh peziarah tidak diperkenankan menginap di area Masjid Istiqlal, kecuali dalam kondisi tertentu dan atas izin dari pihak keamanan dan pimpinan BPPMI.
Terkait kondisi malam hari tanggal 20 sampai dini hari tanggal 21 Februari 2017, pihak keamanan Masjid Istiqlal sudah menjelaskan kepada jamaah yang berkumpul di halaman Masjid Istiqlal mengenai prosedur tersebut dan mereka memahami serta bersedia meninggalkan area Masjid Istiqlal.
BPPMI tidak mendapat pemberitahuan dari pihak manapun terkait adanya rencana jamaah yang akan menginap seperti pada kondisi sebelumnya saat umat Islam mengadakan aksi 411, 212 atau 112. Tidak ada pula komunikasi khusus dari pihak berwajib terkait hal tersebut.
Masjid Istiqlal senantiasa berkhidmah kepada umat dan mengupayakan kesatuan serta persatuan bangsa, dan senantiasa menjaga kenyamanan beribadah.
BPPMI menyatakan kalau berita-berita negatif yang telah tersebar di media sosial mengenai hal tersebut di atas, tidak sesuai dengan kenyataan dan cenderung bermuatan provokasi.
BPPMI mengimbau kepada segenap kaum Muslimin dimohon tidak terpengaruh oleh pemberitaan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Pelaksanaan shalat Subuh di Masjid Istiqlal pada hari ini berjalan dengan baik dan lancar, dipimpin Ustaz Salim Ghazali. Jumlah jamaah sekitar 240 orang (laki-laki 170 dan wanita 70 orang).

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: