Tak Banyak yang Tahu, Inilah Fungsi Ukiran di Pangkal Tusuk Gigi

THIS ADS by GOOGLE
Tusuk gigi adalah benda kecil yang biasanya digunakan untuk membersihkan gigi setelah makan. Namun, pernahkah kita perhatikan salah satu sisi dari tusuk gigi? Kenapa Pangkal tusuk gigi, atau bagian yang berseberangan dengan yang runcing terkadang ada semacam geratan-geratan?



Benda kecil yang berfungsi sebagai pembersih sisa-sisa makanan di gigi tersebut ternyata didesain tidak tanpa maksud. Jika ujung yang runcing dan tajam sudah pasti berfungsi untuk menyungkil makanan di sela-sela gigi. Namun ujung satunya yang diukir sebenarnya untuk apa?

Ujung tusuk gigi yang diukir tersebut ternyata punya fungsi tersendiri. Ia dibuat sedemikian rupa, agar benda kecil yang sering ada di warung makan tersebut mudah dipatahkan.
Ia dipatahkan kemudian dipakai untuk mengganjal ujung yang runcing saat diletakan di atas meja. Tujuannya adalah agar ujung runcing tusuk gigi tersebut tidak terkontaminasi dengan kotoran yang ada di meja.



Ukiran atau geratan tersebut dimaksudkan agar saat proses mematahkannya tidak sulit serta patahannya bisa rapi.

Tusuk gigi sendiri ternyata punya sejarah panjang. Berdasarkan informasi yang ada di laman wikipedia, tusuk gigi telah ada selama ribuan tahun, mungkin sebagai alat tertua untuk membersihkan gigi.
Benda kecil ini sudah dikenal di berbagai macam budaya di dunia. Ia kemungkinan alat membersihkan gigi tertua sebelum adanya sikat gigi.

Tidak hanya kayu, tusuk gigi juga ada yang terbuat dari perunggu. Di Italia dan Alpen Timur, tusuk gigi berbahan perunggu ditemukan di antara barang-barang yang dikuburkan dalam makam-makam pra-sejarah

Pada abad ke-17 tusuk gigi dianggap barang mewah yang setara dengan perhiasan permata. Mereka dibuat dari logam mulia dan dihiasi dengan batu-batu berharga. Seringkali mereka dibuat secara artistik dan dilapisi email.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: