Sudah Menjadi Ibu Termuda yang Melahirkan Anak Saat Usia 12 Tahun, Begini Kehidupannya 11 Tahun Kemudian!

THIS ADS by GOOGLE
Masih ingat dengan Tressa Middleton?dia adalah ibu termuda di Inggris yang melahirkan anak perempuan tahun 2006 lalu.



Namun, setelah ia mengakui bahwa ayah dari anak yang dikandungnya tersebut adalah kakaknya sendiri, yang memperkosanya kala itu, ia dipaksa melepaskan hak asuhnya.

Seperti yang dilansir dari Mirror, saat ini, ibu muda yang melahirkan pada usia 12 tahun itu sedang mengandung anak dari tunangannya.

Tressa berkata, “Kali ini, aku tidak akan menyerahkannya.”

Saat Tressa merasa kesulitan untuk memiliki anak lagi, ia merasa bahwa itu adalah hukuman baginya, karena membiarkan anak pertamanya diambil darinya.

Namun, Tressa yang sekarang berusia 23 tahun, merasa bahagia ketika ia mengatahui ia akhirnya mengandung bayi dari tunangannya, Darren Young (30).
Tressa yang juga pernah keguguran, berjanji untuk “tidak akan melepaskan bayi ini”.

Ia mengaku masih dihantui penyesalan melepaskan anak pertamanya pada keluarga lain.

“Aku sangat bahagia dengan kehamilanku. Namun, aku tidak ingin anak pertamaku merasa aku meninggalkannya atau menggantikannya dengan anak lain.” ungkap Tressa.

Tahun 2005 lalu, Tressa mengagetkan seluruh keluarganya ketika mengumumkan kehamilan di usia 11.

Ia menjaga rahasia kelam ayah dari bayi tersebut adalah kakaknya sendiri, dengan berkata bayi itu adalah hasil hubungan dengan pria lain ketika mabuk.

Tressa kemudian melahirkan pada tahun 2006, membesarkan anaknya selama dua tahun.

Namun ketika ia mengungkapkan kebenarannya, ia tidak diperbolehkan bertemu anaknya.

Ia akhirnya menghabiskan tiga tahun selanjutnya keluar masuk rumah perawatan, kecanduan alkohol dan obat-obatan.
Namun saat ini, ia meninggalkan masa gelapnya dan memperbaiki hidup bersama Darren.

Saat ini, anak Tressa berusia 10 tahun, usia yang hampir sama saat Tressa pertama kali mengandung.

Dulunya, Tressa sempat berikirim surat pada anak pertamanya.



Namun sekitar 18 bulan lalu, surat berhenti datang dan ia sadar anaknya telah pindah bersama keluarga lain.

Kehamilannya kali ini membuatnya berjanji akan menjadi ibu yang baik.

Anak yang akan dilahirkannya nanti akan memiliki kedua orang tua yang merawatnya, tidak seperti anak pertamanya.

Tressa sempat ingin mendapatkan kembali hak asuh anak pertamanya itu, namun ia merasa hal itu sangat egois.

Ia menyerahkan anak pertamanya karena ia ingin anaknya itu hidup layak.

Tressa hanya berharap bahwa orang tua yang mengasuh anaknya itu memberi kabar bahwa anaknya baik-baik saja.

“Aku menulis buku untuknya. Akan menjadi keputusannya sendiri nantinya untuk menemuiku atau tidak. Aku hanya menunggu di sini,” ungkap Tressa.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: