Salut Habis! Apa yang Dilakukan Kurnia Meiga Ini Malah Bikin Seisi Stadion Mengharu Biru

THIS ADS by GOOGLE
Arema FC berhasil mengawali musim tahun ini dengan sempurna. Selain memenangkan Trofeo Bhayangkara beberapa waktu lalu di Solo, tim besutan Aji Santoso ini juga meraih kemenangna perdana pada laga Piala Presiden melawan Bhayangkara FC. Namun ada pemandangan mengharu biru di laga perdana Arema FC pada laga di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (05/02/2017).



Dalam laga ini, perhatian puluhan ribu Aremania yang hadir memberikan dukungannya , tertuju pada sosok kiper utama Arema, Kurnia Meiga.

Melihat Kurnia Meiga pemanasan, sejumlah Aremania pun tecekat dan kaget. Tak sedikit mara Aremania yang berkaca-kaca melihat Kiper Timnas Indonesia tersebut.

Lalu, mengapa melihat seorang kiper yang tengah pemanasan saja, bisa membuat Aremania terharu?

Adalah baju yang dikenakan Kurnia Meiga, yang jadi penyebabnya. Kurnia Meiga, memakai jersey merah dengan nomor punggung Achmad Kurniawan.


Achmad Kurniawan, adalah kiper Arema, yang juga kakak kandung Kurnia Meiga, yang baru saja meninggal pada 10 Januari 2017 lalu.

Cara Kurnia Meiga mengenang dan menghormati kakaknya ini pun memancing komentar banyak netizen.

Sementara, netizen lain juga membagikan kisah ini di sejumlah grup Facebook.

Satu di antaranya adalah Fajar Ramadhan, member dari grup salah satu grup warga terbesar di Kota Pendidikan ini.

Ia menulis :
Respeck buat KURNIA MEGA ….

Umak Mbois ..

Pemanasan gawe jersey AK47 ….
The legend ak47

Sementara, dalam laga ini, Arema FC memenuhi target meraih kemenangan di pertandingan pertama

Bertanding melawan tim Bhayangkara FC , Arema FC menang dengan skor 2-0.

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Arema FC mulai tampil dengan formasi utamanya di babak kedua.

Empat pemain diganti di babak kedua ini. Hasilnya, Arema FC bisa mencetak gol di menit 60 melalui sontekan Vizcarra.

Dua pemain muda langsung diganti begitu babak kedua siap bermain. Rafli dan Nasir diganti Dendi Santoso dan Esteban Vizcarra di awal babak kedua.

Pergantian dua pemain berikutnya dilakukan di menit 58 saat Ahmad Bustomi dan Dedik Setiawan digantikan Fery Aman Saragih dan Cristian Gonzales.

Di sisi lain, Bhayangkara FC harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 50. Wasit yang memimpin laga mengeluarkan Putu Gede dari lapangan setelah melanggar Vizcarra.

Formulasi skuat utama Arema FC mampu mendongkrak permainan tim. Hanya berselang dua menit saat masuk lapangan, Gonzales sudah menciptakan asist bagi gol Vizcarra di menit 60.

Arema FC menggandakan kemenangan di menit 77 oleh Dendi Santoso. Gol kedua Arema berawal dari pergerakan solo Vizcarra yang selanjutnya menyodorkan umpan ke Dendi. Dendi yang berdiri bebas dengan tenang mencukit bola ke sudut jauh yang tidak bisa dijangkau kiper Bhayangkara FC.

Meski unggul jumlah pemain, Arema FC belum bisa bermain dominan. Bhayangkara FC masih bisa memberi tekanan beberapa kali seperti yang terjadi di menit 80.

Hingga laga usai skor tetap 2-0 bagi kemenangan Arema FC.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: