Peneliti Berusaha Mengontrol Populasi Hewan Penghisap Darah Ini

THIS ADS by GOOGLE
Di Great Lake di Amerika Utara, banyak sekali populasi ikan yang bernama Lamprey, ikan yang bentuknya seperti belut yang makan dengan cara menghisap darah ikan-ikan yang ada di sekitarnya.



Karena eksistensinya merugikan, peneliti memutuskan untuk mengontrol populasi lamprey.

Dilansir dari newatlas.com, salah satu cara yang digunakan untuk mengontrol populasi lamprey adalah dengan memberi cairan kimia bernama “lampricide” ke aliran sungai yang berfungsi sebagai pembibitan lamprey. Cairan ini bertujuan untuk membunuh larva lamprey, tetapi aman untuk makhluk hidup air yang lainnya. Menurut tim dari Concordia University, cara ini membutuhkan banyak biaya dan tenaga. Selain itu, cairan tersebut juga dapat membahayakan ekosistem.
Cara lainnya adalah dengan membangun bendungan beton yang rendah di mulut anak sungai. Hal ini mencegah lamprey dewasa berenang ke hulu untuk berkembang biak. Sekali lagi, cara ini juga tidak murah dan gampang. Selain itu, walaupun pada bendungan dibuat jalan untuk ikan yang lainnya, ada kemungkinan mereka dapat gagal melewati bendungan tersebut.

Cara terakhir yang diambil adalah dengan cara membuat lamprey takut dengan sebuah senyawa. Lamprey yang ketakutan akan membarikan sinyal pada lamprey lainnya agar tidak mendekat ke area tersebut. Cara ini disarankan karena dapat membuat lamprey dewasa menjauhi area tempat mereka bertelur, sehingga menghentikan mereka berkembang biak.

Dalam uji teori tersebut, tim yang diketuai oleh Prof. Grant Brown melekatkan transponder pada ratusan lamprey dan melepaskan mereka di dekat muara sungai besar. Sebanyak 60% lamprey berenang ke hulu, sedangkan 25% berenang ke anak sungai.

Peneliti lalu menambahkan ekstrak “alarm isyarat” pada anak sungai, membiarkannya mengalir di aliran utama. Dengan begitu, hanya tersisa 40% lamprey yang masuk aliran utama. 3% lainnya berenang kembali ke anak sungai.

Sistem ini diharapkan dapat digabungkan dengan penggunaan feromon yang lamprey gunakan untuk menarik lawan jenisnya. Dengan cara ini, kedua ikan akan merasa takut untuk pergi ke tampatnya bertelur dan pergi ke tempat lain yang membuatnya lebih mudah ditangkap.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: