Ngeri! Jangan Sembarangan Menusuk Gigi, Jika Tidak Kejadian Mengerikan yang Dialami Pria Ini Bisa Menimpa Anda!

THIS ADS by GOOGLE
Seorang pria bernama Tarmani (64) asal Tuban terpaksa dibawa ke rumah sakit usai mengeluh sakit yang luar biasa pada mulutnya.



Saat diperiksa tim medis, ternyata Tarmani mengidap tumor mulut.

Penyakit mengerikan ini tak terlepas dari tindakan buruknya saat itu. Sejak sebulan lalu, Tarmani memang sempat mengeluh kesakitan di bagian gusinya. Tak tahan akan rasa sakit, ia pun memutuskan untuk menusuknya menggunakan bambu.

Naas, bukannya rasa sakit berkurang, tindakannya malah memperparah keadaan.

Awalnya sudah sempat diberikan obat oleh pihak dokter dan bengkak di gusinya pun sudah mengempes.

Namun, bengkakan di mulut Tarmani kembali besar setelah menghisap rokok. Bahkan bengkaknya semakin besar dan terus mengeluarkan darah.

Dia pun dibawa keponakannya, Nurhadi (45) ke RSUD Dr R Koesma, pada Sabtu (4/2/2017) sekitar pukul 20.00. Namun, tak berselang sehari di sana, pihak dokter RSUD merujuknya ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya, sebagaimana dikutip TribunJatim.com.
“Katanya (menderita) tumor, dokter akan merujuk ke (RSUD) Surabaya,” kata Nurhadi.

Selain menimbulkan rasa yang teramat sakit, bengkakan di gusinya itu juga mempersulit Tarmani saat tidur.

“Kalau tidur ya seperti itu, duduk. Katanya tidak bisa nafas kalau berbaring,” imbuh Nurhadi.

Penderitaan Tarmani tak berhenti sampai di situ saja, diakui oleh Nurhadi, selama menderita tumor mulut ini, tubuh sang paman semakin kurus karena tidak bisa makan.

“Selama dua minggu ini tidak bisa makan. Tubuhnya makin kurus,” katanya.

Untungnya, pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani itu memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang didapat dari pemerintah.

Kini, Tarmani hanya menunggu keputusan dari dokter untuk dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

“Tapi, untuk dirujuk ke Surabaya, kata dokter, nunggu kondisi kesehatannya (Tarmani) dulu,” kata Nurhadi.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: