Kakak Presiden Korea Utara Tewas di Malaysia Karena Racun. Tak Disangka, WNI Diduga Terlibat!

THIS ADS by GOOGLE
Kim Jong Nam (45) yang merupakan kakak tiri dari presiden Korea Utara, Kim Jong-un tewas karena diracun ketika dirinya mengunjungi malaysia pada senin (13/2).



Dugaan sementara, pelakunya adalah 2 wanita yang diduga kuat sebagai agen mata-mata Korut. Mereka menggunakan semprotan gas beracun saat akan membunuh Nam. Serangan itu terjadi di Bandara Kuala Lumpur saat korban sedang menunggu penerbangan ke Makau, China.

Dikutip dari sindonews, “Jong-nam merasa seperti seseorang yang diraih atau dipegang wajahnya dari belakang. Dia merasa pusing, sehingga dia meminta bantuan di meja informasi,” kata pejabat polisi Malaysia, Fadzil Ahmat kepada Reuters, yang dikutip Rabu (15/2/2017).
Kim Jong-nam, yang merupakan anak tertua dari mantan diktator Korut Kim Jong il, dibawa dengan ambulans ke klinik bandara. Karena kondisinya yang semakin memburuk, akhirnya Nam dibawa ke RS Putrajaya. Disanalah dia dinyatakan meninggal.

Kedua wanita yang diduga sebagai agen mata-mata Korut melarikan diri dari lokasi kejadian. Mereka hingga kini masih buron.

Para polisi Malaysia sedang menentukan motif pembunuhan yang mirip sebuah thriller Hollywood tersebut. ”Sejauh ini belum ada tersangka, tapi kami sudah memulai penyelidikan dan mencari di beberapa kemungkinan untuk mendapatkan petunjuk,” kata Ahmat.

Selama ini rumor yang berkembang adalah Kim Jong-un menginginkan kakak tirinya itu dibunuh. Menurut seorang sumber Korut kepada Mail Online, pada tahun 2011, mata-mata Korut mencoba membunuh Kim Jong-nam di Macau.

Diduga WNI

Seorang perempuan berpaspor Indonesia ditangkap Kepolisian Malaysia.

Tidak tanggung-tanggung, tuduhannya terlibat pembunuhan saudara Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara.
Otoritas Malaysia melansir, perempuan tersebut bernama Siti Aishah, dengan paspor yang dikeluarkan Imigrasi Serang, Banteng.

Inspektur Jenderal Polisi Malaysia, Sri Khalid bin Abu Bakar, mengatakan, Siti diidentifikasi dari rekaman CCTV, video pengawas di bandara, dan saat ditangkap ia sedang sendirian. “Penyelidikan terhadap Siti Aishah masih dilanjutkan,” katanya seperti dilansir BBC.

Khalid tidak menyebut apakah kepolisian Malaysia telah memastikan keaslian paspor Indonesia yang dibawa wanita itu. Hanya disebut paspor itu mencantumkan nama Siti Aishah sebagai pemiliknya, dengan tanggal kelahiran 11 Februari 1992.

Tidak dijelaskan lebih lanjut oleh Khalid soal lokasi penangkapan tersangka kedua ini.

Sejauh ini, penyebab kematian Kim Jong-nam , abang tiri pemimpn Korea Utara Kim Jong-un, dan siapa pembunuhnya masih menjadi tanda tanya.

Sejumlah saksi mata menyebut Jong-nam telah diracun, namun hal ini masih harus dipastikan melalui uji forensik.
Polisi Malaysia dan pihak Korea Utara belum mengukuhkan bahwa ‘lelaki Korea’ yang bepergian dengan nama Kim Cholitu memang benar Kim Jong-nam, namun Korea Selatan sudah memastikannya.

Disebutkan, polisi Malaysia sudah menuntaskan pemeriksaan jenazah Kim, namun tak jelas apakah hasilnya akan diumumkan.

Seperti diberitakan, Kim Jong-nam disebutkan tewas setelah diserang oleh dua perempuan, dengan campuran zat kimia tertentu di Bandara Kuala Lumpur.

Perempuan pertama, berpaspor Vietnam yang sudah dijadwalkan untuk ditanyai pengadilan.

Sebuah gambar dengan resolusi rendah yang diambil dari kamera pemantau di bandara menunjukkan seorang perempuan mengenakan kaus bertuliskan ‘LOL’ di bagian depannya.

Tidak jelas, apakah perempuan itu adalah Siti Aishah, atau perempuan lain. Polisi menyebut, mereka masih mencari ‘beberapa’ tersangka lain.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: