Ingat Mandra? Begini Kondisinya Setelah Terjerat Kasus Korupsi

THIS ADS by GOOGLE
Pelawak yang juga mantan pemain sinetron, Mandra pernah ditangkap akibat kasus korupsi pengadaan paket program tayangan di TVRI oleh rumah produksinya, PT Viandra Production.



Karena kasus tersebut, Mandra harus mendekap di tahanan.

“Bukan jadi beban. Semua jadi pengalaman hidup. Saya gak buat jadi beban. Karena manusia cuma usaha, tetapi Allah yang menentukan. Itu kan profesi saya. Kalau trauma ya gimana,” ujar Mandra saat dijumpai di acara nonton bareng premiere film GENERASI KOCAK: 90AN VS KOMIKA, di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2017), dikutip dari merdeka.com.
Ia menganggap jika apa yang menimpanya sebelumnya memberikan pengalaman berharga. Mandra menyatakan jika sekarang sulit menemuka orang baik.

“Dengan pengalaman kemarin, gak boleh percaya gitu aja. Mungkin era dulu sama sekarang beda. Artinya dulu mungkin langka kita cari orang jahat, sekarang langka cari orang baik,” imbuhnya.

Ada hal berbeda dari penampilan Mandra saat ini. Berat badannya terlihat turun drastis. Ia mengaku jika tubuhnya kurus setelah harus menghadapi beban dari kasus yang menimpanya.

“Justru itu, belajar gemuk kan gampang. Justru orang yang pengen kurus susah. Disamping stop kegiatan, kita belajar merawat diri. Justru waktu gue sibuk, gue gak bisa ngerawat diri,” ungkapnya.

Kakak dari komedian Mastur itu lantas menjelaskan jika dirinya jadi perhatian dengan kesehatan diri. Melakukan kegiatan yang menyehatkan dan menjaga makanan yang dikonsumsinya.
“Banyak olahraga lah. Kalau bisa makan-makan yang sehat. Ada aja. Terlepas masalah tadi gue gak jadi beban. Alhamdulillah sehat,” pungkasnya mengakhiri wawancara.

Seperti diketahui jika Desember 2015 yang lalu, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Mandra 1 tahun pidana dan 2 bulan subsider, denda Rp 50 juta. Ia dianggap lalai hingga merugikan negara hingga Rp 12,039 miliar karena dalam penjualan film dengan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI).

“Menyatakan hukuman kepada terdakwa Mandra Naih terbukti lalai dan dimanfaatkan orang sehingga merugikan keuangan negara Rp 12,039 miliar dan dinyatakan secara sah pidana penjara selama 1 tahun,” kata ketua majelis hakim, Saiful di ruang sidang Pengadilan Tipikor,Kemayoran, Jakarta, Kamis (17/12/2015), dikutip dari merdeka.com.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: