Heboh, Email David Beckham Diretas dan Isinya Mencengangkan

THIS ADS by GOOGLE
David Beckham menjadi perbincangan setelah emailnya diretas oleh hacker dan dibocorkan.



Seperti yang dilansir di Mirror, pada Sabtu (4/2/2017), isi surat elektronik Beckham tersebut ternyata berisi protes dan kemarahannya lantaran tidak diberi gelar kehormatan Inggris, Knighthood dari pemerintah. Rasa kekecewaanya ditumpahnya kepada pihak-pihak yang dianggapnya terkait dengan hal itu.

Ternyata, Beckham mengirimkan email kepada staf humasnya, Simon Olivera. Sasaran kemarahan utama Beckham itu adalah penyanyi asal Wales, Katherine Jenkins yang mendapatkan gelar kehormatan Order of the British Empire (OBE) dari Ratu Inggris.

Mantan pesepakbola bernama asli David Robert Joseph Beckham menganggap Jenkins tidak layak menerima penghargaan tersebut. Dalam emailnya, Beckham mengungkit-ungkit masa lalu Jenkins yang pernah diwarnai dengan mengosumsi obat-obatan terlarang.

Lalu sasaran kemarahannya yang kedua adalah komite yang mengurus pemberian gelar kehormatan. Email yang bocor tersebut kemudian dirilis oleh situs Football Leaks yang dipublikasikan oleh beberapa media yang terdapat di Eropa.

Setelah resmi pensiun dari dunia sepak bola, Beckham memang aktif di berbagai kegiatan amal termasuk juga dengan UNICEF sehingga membuatnya sangat berpeluang mendapatkan gelar kehormatan Knighthood. Satu hal lagi yang membuat Beckham merasa pantas mendapatkan gelar tersebut lantaran dukungannya terhadap gelaran Olimpiade London pada tahun 2012.
Suami Victoria Beckham itu sebelumnya pernah menerima penghargaan OBE pada tahun 2003 atas pengabdian dan totalitasnya terhadap sepak bola.

Dalam email tersebut, tidak hanya kemarahannya karena tidak menerima OBE. Bocoran email itu juga mengungkapkan jika mantan kapten timnas Inggris ini juga meminta uang sebesar GBP 6.685 atau Rp 111 juta kepada pihak UNICEF untuk penerbangan kelas bisnis guna menghadiri sebuah acara amal di Asia.

Padahal, sponsor pribadinya telah menyediakan jet priadi. Dalam balasan email, UNICEF menuliskan Beckham terbang dengan jet pribadi dan tidak akan membayar tiket yang tidak dia gunakan.

Dengan beredarnya email tersebut, pihak David Beckham mengeluarkan bantahannya dan menegaskan jika kabar yang saat ini beredar sungguh menyesatkan. Begini klarifikasi dari pihak Beckham,

”David Beckham dan UNICEF telah memiliki kemitraan yang kuat dalam mendukung anak-anak selama lebih dari 15 tahun. Lembaga milik Beckham, 7 Fund, telah menyalurkan dana miilaran dan membantu jutaan anak-anak di seluruh dunia,” pernyataan resmi dari pihak Beckham. ”Sebelum mendirikan 7 Fund, David telah mendukung UNICEF dan sejumlah badan amal lain selama bertahun-tahun. Termasuk menyumbangkan seluruh penghasilannya dari Paris Saint Germain saat masih bermain di sana. David dan UNICEF bangga dengan apa yang mereka miliki dan akan terus mencapai tujuan bersama. Biarkan fakta berbicara sendiri”, dikutip dari jawapos.com.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: