GP Ansor : Ahok Kerkali-kali Menyangkal Bersalah, Tetapi Berkali-kali Pula Meminta Maaf

THIS ADS by GOOGLE
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, menilai bahwa Ahok itu tidak pernah belajar dari kesalahannya. Berulang kali meminta maaf namun berkali kali pula cara bicaranya melukai umat muslim.



Saat ini Ketum GP Ansor ini mepertanyakan keseriusan Ahok untuk tidak memperkarakan Rais Aam PBNU KH Maruf Amin berkaitan dengan kesaksiannya Ma’ruf Amin di pengadilan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum MUI.

Pasalnya Ahok, kata dia, berkali-kali menyangkal bersalah, tetapi berkali-kali pula meminta maaf, termasuk kasus terakhir ini. “Jadi, mana yang akan kita percaya? Apakah tidak menuntut secara hukum itu juga benar akan dilakukan?” kata Gus Tutut, sapaan akrabnya.
GP Ansor sebelumnya mengeluarkan pernyataan resmi yang intinya menyayangkan sikap Ahok dan pengacaranya yang dinilai menyerang pribadi Maruf Amin yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan penistaan agama dengan terdakwa Ahok.

“GP Ansor tidak akan tinggal diam dan dengan ini menyatakan siap mendampingi dan membela Kiai Maruf Amin sebagai pimpinan tertinggi kami, secara lahir dan batin dalam koridor hukum dan menyerukan kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk siaga satu komando,” kata Yaqut dalam pernyataan resmi GP Ansor itu.

Seperti diketahui, hari ini Ahok memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak akan mempidanakan kesaksian Ma’ruf Amin. Menurut dia, pernyataan mempidanakan ditujukan kepada saksi pelapor.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: