Geger! Sumber Air Ajaib Ini Tiba -Tiba Muncul Ditengah Warga yang Kesulitan Air Bersih

THIS ADS by GOOGLE
Dusun Darungan, Desa Kalirejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, dikenal dengan daerah yang selalu kesulitan dengan adanya air bersih khususnya di musim kemarau.



Namun sebuah peristiwa ajaib terjadu, dimana sebuah dinding kapur di dusun tersebut secara tiba –tiba memancarkan air bersih dengan debit yang luar biasa, apa yang terjadi?

Miftahul Huda (35), warga setempat kini tak henti – henti nya berucap syukur, setelah sebuah sumber air mengalir deras keluar dari bukit batu, yang berbatasan dengan Desa Arjosari.

Desa yang selama ini selalu kesulitan air selama kemarau, kini bisa mendapatkan air dengan mudah.

Sumber air tersebut mengalir dengan debet, diperkirakan lebih dari 10 liter per detik.
Air yang keluar sejak seminggu lalu juga jernih dan segar. Warga pun berbondong-bondong sekedar melihat, bahkan mandi di pancuran yang telah dibuat sedemikian rupa untuk mengalirkan air tersebut.

“Sebelumnya di sini tandus, tidak ada sumber air. Terus tiba-tiba ada pencari rumput yang mendengar gerojokan air, setelah dicek ternyata sumber ini,” tutur Huda, saat ditemui di lokasi, Jumat (17/02/2017).

Huda mengaku, sumber ini merupakan berkah ilahi. Sebab sebelumnya Desa Kalirejo adalah desa paling sulit air di Kecamatan Kalipare, jika musim kemarau.

Untuk memenuhi kebutuhan air, warga harus mengambil ke sumber yang jarak 5 Km.

Sebenarnya sudah ada layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Namun alirannya kerap terganggu saat musim kemarau.

Warga pun menyambut dengan ucapan syukur, penemuan mata air tidak jauh dari permukiman mereka.

“Setidaknya sekarang tidak perlu mengambil air bersih jauh-jauh. Ini lokasinya sangat dekat dengan perumahan warga,” ucap Huda.
Kini mata air yang disebut Sumber Gabos ini menjadi lokasi wisata dadakan. Setiap hari ada sekitar 300 orang yang datang ke lokasi ini.

Sementara, seperti dilansir dari Surya, Direktur Utama Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Malang, Syamsul Hadi memastikan, tidak ada pipa instalasi di Dusun Darungan, Desa Kalirejo, Kecamatan Kalipare.

Dengan demikian Syamsul memastikan, Sumber Gabos yang baru muncul seminggu lalu bukan dari air PDAM.

“Kami tidak punya instalasi pipa di sekitar situ. Jadi air yang memancar bukan dari pipa PDAM yang pecah,” terang Syamsul.

PDAM berencana meneliti, untuk memastikan apakah pancaran air tersebut benar-benar sumber atau air resapan saja.

Jika memang sumber air, tidak menutup kemungkinan PDAM akan mengelolanya.
“Sekarang kan musim hujan. Takutnya itu hanya pancaran air resapan. Kalau hanya air resapan kan tidak bisa bertahan lama,” terang Syamsul.

Sumber Gabos muncul tiba-tiba di Desa Kalirejo yang berbatasan dengan Desa Arjosari.

Desa Kalirejo merupakan desa paling sulit air di Kecamatan Kalipare, saat musim kemarau.

Munculnya sumber ini menjadi berkah bagi warga setempat.

Sebab saat kemarau tiba, mereka harus mengambil air di sumber yang jaraknya mencapai 5 kilometer.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: