Direkrut Sebulan Lalu, Aisyah Dibayar USD 100 untuk ‘Video Prank’

THIS ADS by GOOGLE
Siti Aisyah dan Doan Thi Huong, kedua orang ini saat ini tengah menjadi sorotan dunia karena menjadi tersangka atas meninggalnya kakak tiri Presiden Korea Utara, Kim Jong-Nam di Malaysia.



Siti dan Doan diketahui direkrut oleh orang yang diduga sebagai agen sejak 3 bulan lalu.

Berdasarkan lansiran dari The Star yang mengutip China Press, Sabtu (18/2/2017), kedua wanita itu diduga direkrut oleh seorang pria yang merupakan agen khusus untuk melaksanakan tugas mematikan sejak tiga bulan lalu.
China Press melaporkan pria misterius yang diyakini mata-mata tersebut, sudah mengetahui Doan Thi Huong sekitar tiga bulan yang lalu di Malaysia. Pria itu membawa Doan ke beberapa perjalanan luar negeri, termasuk ke Vietnam yang merupakan kota kelahiran Doan. Selain itu, Doan juga diajak ke Korea Selatan.

Pria itu kemudian memperkenalkan Doan dengan empat orang pria yang kini masih dicari polisi terkait dengan kasus pembunuhan itu.

Pria tersebut juga telah mengenal Siti Aisyah sekitar sebulan yang lalu, tetapi, Aisyah dan Doan baru diperkenalkan baru-baru ini. Kedua perempuan tersebut diminta untuk ikut dalam syuting video ‘prank’ terhadap korban.

Kedua wanita tersebut mengaku mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan akan menyebabkan masalah, karena mereka pikir kejadian itu seharusnya hanya menjadi bahan lelucon.
Keduanya juga diketahui telah melakukan latihan berkali-kali untuk adegan yang diyakini akan direkam sebagai video lelucon itu, dan mereka mampu melaksanakan prosesnya dengan mahir.

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa Siti Aisyah ditugasi menggunakan sapu tangan untuk menutupi wajah Kim Jong-Nam, sementara Doan Thi Huong diberikan alat suntikan.

China Press juga melaporkan Siti Aisyah mengaku dibayar USD $ 100 untuk melakukan adegan ‘lelucon’ tersebut.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: