Miris! Bayi 10 Minggu Ini Tewas Setelah Sang Ibi Memberikan Asi Dicampur Air, Ini Penjelasannya

THIS ADS by GOOGLE
Pasangan suami istri ini didakwa melakukan tindakan penganiyaan terhadap bayi mereka yang baru saja lahir 10 minggu.



Bayi malang bernama Nevaeh Marie Landell itu disiksa oleh sang ibu, Lauren Heather Fristed dengan cara memberikan ASI yang dicampur dengan air putih, sebagaimana dilansir GoAceh.co, Kamis (26/1/2017).

ASI bercampur air tersebut telah mengakibatkan penurunan elektrolit dan natrium dalam tubuh Nevaeh sehingga menyebabkan otaknya membengkak.

Namun oleh kedua orangtuanya, Nevaeh tidak dibawa ke rumah sakit. Nevaeh dibawa ke rumah sakit setelah kondisinya sudah parah.

Alhasil, nyawa bayi malang tersebut tak tertolongkan.

Jaksa penuntut mendakwa ibu serta ayah Nevaeh, Herbert George Landell.

Menurut laporan berita US, keduanya berada dalam penjara tanpa jaminan.
Sementara itu, pakar-pakar laktasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan La Leche League International (LLLI) mengatakan, bayi yang disusui ibu secara ekslusif tidak memerlukan air minum tambahan.

Sebab, air susu ibu mengandung 88% air. Selain itu juga ASI telah memenuhi semua kebutuhan yang diperlukan oleh bayi. Itulah kenapa bayi yang baru lahir sampai berusia 6 bulan wajib meminum ASI ekslusif.

Adapun resiko bila memberikan air kepada bayi yang berusia di bawah enam bulan.

-Bisa mengganggu frekuensi penyusuan ASI

-Menyebabkan kekeliruan bayi terhadap putting bila air diberikan dari botol

-Bisa menyebabkan beberapa penyakit, diantaranya : penyakit kuning, ayan, kerusakan otak dan bahkan kematian.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

THIS ADS by GOOGLE

Halaman Berikutnya: